R-Pro › Kasus lapangan › Sistem refrigerasi
Motor kompresor overload (kumparan rusak)
Kemungkinan penyebab
Overcurrent akibat hubung singkat antar lapisan kumparan motor
Periksa: Ukur resistansi kumparan antar terminal apakah simetris 3 fase
Tindakan: Ukur resistansi kumparan antar terminal apakah simetris 3 fase → ukur resistansi isolasi (bodi-terminal: di atas 1MΩ) → bandingkan arus operasi dengan arus nominal → ukur keseimbangan tegangan sumber (ketidakseimbangan dalam 3%) → saat memutuskan ganti, recovery refrigeran lalu ganti kompresor
Degradasi isolasi kumparan akibat overheat berulang
Periksa: Ukur resistansi isolasi (bodi-terminal: di atas 1MΩ)
Tindakan: Ukur resistansi isolasi (bodi-terminal: di atas 1MΩ) → bandingkan arus operasi dengan arus nominal → ukur keseimbangan tegangan sumber (ketidakseimbangan dalam 3%) → saat memutuskan ganti, recovery refrigeran lalu ganti kompresor
Gesekan internal motor meningkat
Periksa: Bandingkan arus operasi dengan arus nominal
Tindakan: Bandingkan arus operasi dengan arus nominal → ukur keseimbangan tegangan sumber (ketidakseimbangan dalam 3%) → saat memutuskan ganti, recovery refrigeran lalu ganti kompresor
Overload akibat kerusakan kumparan motor kompresor. Setelah ukur resistansi kumparan·isolasi, pertimbangkan ganti kompresor. Tetap mengoperasikan kompresor dengan kumparan hubung singkat akan membakar kumparan dan mengkarbonisasi oli refrigerasi, mencemari seluruh siklus.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Gagal kontrol kelembapan ruang pematangan (tidak mempertahankan 85~95%RH)
- Akumulasi etilen di gudang meal-kit·hasil pertanian — pematangan berlebih karena ventilasi gagal
- Suhu zona ujung naik (pendinginan tidak merata)
- Air curtain melemah
- Suhu setelah defrost naik berlebihan
- Beban panas berlebihan dari sinar matahari langsung·lampu