R-Pro › Kasus lapangan › Kulkas & showcase
Short Cycling Kipas Kondenser — Disengaja vs Bermasalah
Kemungkinan penyebab
Fan cycling disengaja — menjaga tekanan kondensasi di ambien rendah
Periksa: Di bawah 15°C ambien, kipas ON/OFF dalam siklus 1–3 menit normal (kontrol tekanan head). Verifikasi dengan manifold — tekanan pra-Fan-ON X MPa, pra-Fan-OFF X+0.3 MPa = disengaja.
Tindakan: 1) Jika normal, tidak perlu tindakan — jelaskan ke pelanggan. 2) Jika siklus terlalu cepat (<30 detik), perbesar differential atau upgrade ke motor VFD. 3) Fan cycling harus independen dari cycling kompresor — kompresor jalan terus, hanya kipas yang cycling = normal.
Termal overload motor kipas trip berulang — indikasi kerusakan gulungan motor
Periksa: Kipas jalan 5–10 menit lalu berhenti → motor sangat panas saat disentuh (>80°C) → restart otomatis setelah dingin 5–15 menit. Megger isolasi: <1MΩ = gulungan rusak. Ukur arus jalan: dalam ±10% rated normal.
Tindakan: 1) Ganti motor (kerusakan isolasi tidak dapat diperbaiki). 2) Saat penggantian, samakan HP/RPM/tegangan ke aslinya. 3) Periksa keseimbangan baling-baling dan kondisi bearing sekaligus. 4) Lokasi panas/ventilasi buruk (atap pabrik), perbesar motor atau tambahkan ventilasi paksa.
Pertanyaan pertama bedakan fan cycling vs kerusakan: 'Berapa suhu ambien?' Di atas 25°C, fan cycling hampir selalu kerusakan. Di bawah 15°C kemungkinan disengaja.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Superheat Abnormal — Diagnosis Rendah/Tinggi
- Hunting Superheat — Osilasi TXV
- Superheat tidak bisa diukur — kegagalan keandalan gauge atau termometer
- Subcooling Abnormal — Diagnosis Rendah/Tinggi
- Subcooling Nol — Gelembung Kontinu di Sight Glass Cair
- Penggunaan Tabel PT — Diagnosis Konversi Tekanan↔Suhu