R-Pro › Kasus lapangan › Sistem refrigerasi
Sensor termination suhu rusak → defrost berhenti cepat atau terlalu lama
Kemungkinan penyebab
Thermistor short → controller anggap suhu tinggi → defrost berhenti cepat
Periksa: Ukur resistansi terminal sensor dengan multimeter: +10°C ≈ 6.8kΩ, 0°C ≈ 10kΩ, -10°C ≈ 16kΩ. 0Ω berarti short
Tindakan: Short ganti segera dengan NTC thermistor 10kΩ@25°C spek sama → setelah pasang ulang konfirmasi kerja
Thermistor putus (open) → suhu tidak terdeteksi → defrost sampai max timer
Periksa: Ukur resistansi sensor: ∞ artinya putus. Bandingkan dengan sensor referensi pada suhu sama untuk konfirmasi
Tindakan: Putus segera ganti → cek ulang posisi pasang (ditempel rapat fin outlet evaporator) → konfirmasi backup timer 25 menit
Selubung tahan air sensor rusak → air masuk → nilai resistansi berfluktuasi tidak teratur
Periksa: Periksa visual selubung sensor (retak·aus) + konfirmasi resistansi berfluktuasi tidak bergantung suhu
Tindakan: Jika rusak gunakan tape self-fusing untuk waterproof sementara → segera ganti dengan sensor spek sama → saat pasang ulang fix dengan klip rapat ke fin
Standar termination +10°C berbasis fin evaporator. Jika dipasang di drain pan akan terbaca 5~8°C lebih tinggi dari fin aktual → defrost berhenti dini
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Gagal kontrol kelembapan ruang pematangan (tidak mempertahankan 85~95%RH)
- Akumulasi etilen di gudang meal-kit·hasil pertanian — pematangan berlebih karena ventilasi gagal
- Suhu zona ujung naik (pendinginan tidak merata)
- Air curtain melemah
- Suhu setelah defrost naik berlebihan
- Beban panas berlebihan dari sinar matahari langsung·lampu