R-Pro › Kasus lapangan › Sistem refrigerasi
Katup ekspansi elektronik (EEV) tidak terkontrol
Kemungkinan penyebab
Driver EEV rusak
Periksa: Ukur resistansi koil EEV (bandingkan rating per model)
Tindakan: Ukur resistansi koil EEV (bandingkan rating per model) → Ukur tegangan sinyal output driver → Periksa nilai resistansi sensor suhu pipa hisap → Uji EEV di mode kontrol manual paksa → Koil rusak ganti (banyak model bisa ganti koil saja)
Koil EEV putus
Periksa: Ukur tegangan sinyal output driver
Tindakan: Ukur tegangan sinyal output driver → Periksa nilai resistansi sensor suhu pipa hisap → Uji EEV di mode kontrol manual paksa → Koil rusak ganti (banyak model bisa ganti koil saja)
Sinyal control board bermasalah
Periksa: Periksa nilai resistansi sensor suhu pipa hisap
Tindakan: Periksa nilai resistansi sensor suhu pipa hisap → Uji EEV di mode kontrol manual paksa → Koil rusak ganti (banyak model bisa ganti koil saja)
Sensor suhu rusak (deteksi superheat salah)
Periksa: Uji EEV di mode kontrol manual paksa
Tindakan: Uji EEV di mode kontrol manual paksa → Koil rusak ganti (banyak model bisa ganti koil saja)
EEV macet di posisi tertutup penuh menyebabkan pendinginan buruk, macet di posisi terbuka penuh menyebabkan liquid back
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Gagal kontrol kelembapan ruang pematangan (tidak mempertahankan 85~95%RH)
- Akumulasi etilen di gudang meal-kit·hasil pertanian — pematangan berlebih karena ventilasi gagal
- Suhu zona ujung naik (pendinginan tidak merata)
- Air curtain melemah
- Suhu setelah defrost naik berlebihan
- Beban panas berlebihan dari sinar matahari langsung·lampu