R-Pro › Kasus lapangan › Sistem refrigerasi
Embun beku parsial akibat kelainan alat ekspansi
Kemungkinan penyebab
Katup ekspansi terbuka terlalu kecil (setelan superheat terlalu tinggi)
Periksa: TXV: ukur superheat lalu sesuaikan nilai setelan (target 5~8K)
Tindakan: TXV: ukur superheat lalu sesuaikan nilai setelan (target 5~8K) → cek apakah sensor melekat·terisolasi pada pipa hisap → pipa kapiler: ganti filter drier dan bersihkan nitrogen aliran balik → jika diidentifikasi penyebabnya kelembapan, ganti drier lalu vakum·isi ulang
Sumbatan parsial pipa kapiler akibat benda asing·kelembapan
Periksa: Cek apakah sensor melekat·terisolasi pada pipa hisap
Tindakan: Cek apakah sensor melekat·terisolasi pada pipa hisap → pipa kapiler: ganti filter drier dan bersihkan nitrogen aliran balik → jika diidentifikasi penyebabnya kelembapan, ganti drier lalu vakum·isi ulang
Posisi sensor TXV tidak tepat
Periksa: Pipa kapiler: ganti filter drier dan bersihkan nitrogen aliran balik
Tindakan: Pipa kapiler: ganti filter drier dan bersihkan nitrogen aliran balik → jika diidentifikasi penyebabnya kelembapan, ganti drier lalu vakum·isi ulang
Embun beku terkonsentrasi hanya di sisi inlet evaporator disebabkan oleh katup ekspansi (atau pipa kapiler) tersumbat parsial atau terbuka terlalu kecil.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Gagal kontrol kelembapan ruang pematangan (tidak mempertahankan 85~95%RH)
- Akumulasi etilen di gudang meal-kit·hasil pertanian — pematangan berlebih karena ventilasi gagal
- Suhu zona ujung naik (pendinginan tidak merata)
- Air curtain melemah
- Suhu setelah defrost naik berlebihan
- Beban panas berlebihan dari sinar matahari langsung·lampu