R-ProKasus lapanganKulkas & showcase

Tabel PT — Refrigeran ber-Glide (R-407C / R-410A / R-454B), selisih suhu titik embun/gelembung secara rinci

Kemungkinan penyebab

Titik Embun (Dew Point) vs Titik Gelembung (Bubble Point) — pakai yang mana?

Periksa: Tabel PT mencantumkan dua suhu per tekanan. Sisi rendah (suction, keluaran evaporator, telah teruapkan penuh): gunakan suhu Titik Embun (Dew). Sisi tinggi (discharge, masukan kondensor, mulai mencair): gunakan suhu Titik Gelembung (Bubble). Refrigeran murni (R-22, R-134a) keduanya sama.

Tindakan: Superheat = suhu terukur saluran suction − suhu Dew pada tekanan gauge sisi rendah. Subcooling = suhu Bubble pada tekanan sisi tinggi − suhu terukur saluran liquid. Glide R-407C ≈ 5–7°C, R-454B ≈ 1,5°C, R-410A < 0,1°C (diperlakukan mendekati azeotrop).

Kebocoran refrigeran ber-Glide — mengapa pengisian sebagian (Partial Recharge) dilarang

Periksa: R-407C, R-410A, R-454B adalah campuran zeotropik. Saat bocor, komponen titik didih rendah keluar lebih dulu, komposisi sisa berubah. Mengisi ulang dengan rasio asli memperburuk ketidakseimbangan — tekanan, superheat, subcooling semua menyimpang dari tabel PT.

Tindakan: Prosedur kebocoran refrigeran ber-glide: ① hentikan bocor → ② recover seluruh charge tersisa → ③ vakum hingga ≤500 mikron → ④ isi ulang dalam fase cair (jangan uap — uap menggeser komposisi lagi). Jaga fase cair dari recovery hingga charge. R-410A glide sangat kecil, uap diperbolehkan tapi cair tetap lebih disukai.

Tip lapangan

Jebakan diagnosis refrigeran glide: banyak gauge lama mencetak skala pita warna (biru=rendah, merah=tinggi) memakai rata-rata dew/bubble R-22. Gunakan manifold digital atau gauge khusus R-407C. Membaca R-407C di gauge umum membawa error ±2–3°C.

Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.

Buka R-Pro →

Kasus terkait