R-Pro › Kasus lapangan › Kulkas & showcase
Peralatan recovery refrigeran (mesin, tangki, timbangan) — penggunaan, perawatan, diagnosis
Kemungkinan penyebab
Komposisi peralatan dan prosedur recovery standar
Periksa: Komposisi: ① Mesin recovery — menarik refrigeran dari sistem dan mengembunkan/menekan ke tangki. Umum 1–3 kg/menit. Disarankan bersertifikat AHRI 740. ② Tangki recovery (DOT-4BA/4BW atau setara) — bejana tekan, simpan terpisah per jenis gas. Batas isi 80% (margin aman). ③ Timbangan digital — menimbang tangki untuk mengetahui jumlah. Akurasi ±10 g. ④ Aksesori — selang recovery (≥250 PSI), manifold, kit pinch-off (isolasi kebocoran darurat). Prosedur standar: ① Identifikasi sistem → pilih tangki yang tepat. ② Sambungkan selang/manifold (sisi rendah dan tinggi). ③ Jalankan hingga tekanan sistem 0 sampai −5 PSI (vakum ringan). ④ Matikan → tunggu 5 menit → pastikan tekanan tidak naik lagi. Jika naik, recover lebih lanjut.
Tindakan: Keamanan: ① Jangan melebihi batas isi 80% tangki — pemuaian cairan saat suhu naik berisiko meledak. Pantau berat dengan timbangan. ② Recovery refrigeran mudah terbakar (R-32, R-290, R-454B) — mesin/tangki khusus, ventilasi, grounding statis. ③ Mesin recovery rusak — laju lambat = kompresor mesin aus atau selang bocor. Inti Schrader pada selang juga bisa tersumbat. ④ Saat melepas selang setelah recovery, gas sisa keluar — untuk yang mudah terbakar, lakukan di area berventilasi. Tutup kedua ujung tiap selang sampai pemakaian berikutnya. ⑤ Setelah recovery, gunakan identifier untuk memeriksa gas sisa di sistem.
Diagnosis kerusakan — laju lambat, bising, overheat
Periksa: Periksa: ① Laju rendah (kurang dari 50% spesifikasi pabrikan per menit) — a) kompresor mesin aus, b) selang tersumbat (inti Schrader), c) filter mesin mampet, d) tangki penuh (recovery hampir berhenti >80%). ② Getar/bising kuat — bantalan mesin aus, atau cairan refrigeran masuk langsung ('liquid push'). Diagnostik selang: lepas dari sistem, jalankan mesin sendiri, ukur tekanan di ujung selang — normal ~10–15 mbar vakum. Perubahan lemah = selang/inti tersumbat. ③ Cangkang mesin overheat — permukaan >70°C (normal 50–65°C). Curigai ventilasi buruk, oli kompresor mesin kurang, kondensor mesin tersumbat.
Tindakan: Tindakan: ① Selang/inti Schrader tersumbat → bersihkan selang atau ganti inti. Satu inti ~$1; ganti berkala setelah 5 tahun. ② Filter mesin → 6–12 bulan sesuai manual. ③ Kompresor mesin aus → servis pabrik. Pemakaian sering: umur ~5–7 tahun. ④ Cegah 'liquid push' → saat recovery sambungkan saluran liquid dan uap sekaligus, gunakan liquid trap bila ada. ⑤ Cangkang mesin overheat → cek ventilasi (30 cm), cek oli kompresor mesin sesuai manual. ⑥ Cek tangki penuh — bandingkan timbangan dengan tare weight di nameplate tangki; ganti tangki sebelum 80%.
Peralatan recovery termasuk aset pribadi termahal teknisi (mesin $1.500–3.500, timbangan $200–400, tangki per buah $200–400). Pemeriksaan tahunan + pembersihan/ganti oli sesuai manual + foto setelah tiap pekerjaan disimpan di kartu R-Pro → memperpanjang umur dan memperjelas tanggung jawab saat kerusakan. Pertimbangkan menjalankan 'kartu peralatan' terpisah di R-Pro dengan format sama seperti kartu kompresor untuk melindungi aset pribadi.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Superheat Abnormal — Diagnosis Rendah/Tinggi
- Hunting Superheat — Osilasi TXV
- Superheat tidak bisa diukur — kegagalan keandalan gauge atau termometer
- Subcooling Abnormal — Diagnosis Rendah/Tinggi
- Subcooling Nol — Gelembung Kontinu di Sight Glass Cair
- Penggunaan Tabel PT — Diagnosis Konversi Tekanan↔Suhu