R-Pro › Kasus lapangan › AC
AC pendinginan rusak — Kegagalan Electronic Expansion Valve (EEV)
Kemungkinan penyebab
Langkah 1 — Identifikasi mode kegagalan EEV (macet buka/tutup, coil lepas, mampet)
Periksa: EEV normal = bunyi 'klik' saat dinyalakan + diferensial suhu sesuai di coil. Mampet = hisap rendah abnormal + superheat tinggi (coil starving). Macet buka = risiko liquid slug ke kompresor + superheat 0 atau negatif. Coil lepas = dari getaran/instalasi, tidak ada klik.
Tindakan: OFF→ON tangan di EEV rasakan klik/getar. Resistansi coil (40–60 Ω). PCB perintah 0%/100% → cek hisap (tidak berubah = macet). Frost = coil starving. Kehilangan 15–30%.
Langkah 2 — Diagnosis dan prosedur penggantian
Periksa: Ukur resistansi coil (umumnya 40–60 Ω, manual utama) — tak hingga/0 = coil rusak. Sistem OFF, perintahkan 0%/100% via PCB → amati tekanan hisap (tidak berubah = macet). Frosting = coil starving menyebabkan beku evaporator. Kehilangan efisiensi = 15–30%.
Tindakan: Penggantian: recover refrigeran → brazing/lepas flare → pasang EEV baru → vakum → isi per berat. Hanya coil rusak = ganti coil saja. Mampet = curiga kontaminasi (lembab/asam/serpihan) → tambah filter-drier + pembersihan asam. Aktifkan mode learning EEV setelah penggantian (per manual PCB).
Kegagalan EEV = sulit dideteksi (intermiten + butuh alat). OFF/ON tangan di coil rasakan getaran sebagai cek awal. Mampet = periksa kebersihan sistem (asam kompresor/warna drier). Kegagalan sinyal PCB lebih umum daripada EEV — diagnosis PCB dulu.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →