R-ProKasus lapanganAC

Perbaikan darurat bocor flare — potong/flare ulang/torsi

Kemungkinan penyebab

Identifikasi bocor + recover lalu kerja

Periksa: **Aman dulu**: bocor terdeteksi = ventilasi penuh. R-32/R-454B = A2L; hilangkan api. **Lokasi**: sabun/detektor A2L. **Recovery** (case terpisah): mesin → tabung → tekanan 0. **Siap**: tekanan 0, gas terbuang, tanpa api, APD. **Pola**: ① over-torsi = retak. ② getar = longgar. ③ pipa berputar = seat tergores. ④ korosi.

Tindakan: **Prosedur standar**: 1) Potong 5–10 cm (tube cutter siku). 2) Reamer hilangkan burr. 3) **Flaring**: ratchet/clutch, panjang 1–1,5 mm. 4) Permukaan tanpa retak/oval/kasar. 5) Oles Nylog Blue/oli refrigeran. 6) **Torsi**: 1/4" = 17–24 N·m (15 optimal), 3/8" = 33–41, 1/2" = 49–62. Kunci torsi + crowfoot 90°. 7) Vakum → isi per berat → tes bocor ulang. **Jangan kencangkan flare retak** — potong dan ulangi.

Tip lapangan

**Trik**: bocor flare = penyebab #1 instalasi baru (60%+ semua bocor). Kunci torsi + Nylog Blue saat instalasi = -90% bocor. **Pantau 1 tahun** setelah perbaikan. Kalibrasi torsi tahunan. R-32 butuh tool kompatibel A2L. Korea = tool R-32 50–150k KRW.

Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.

Buka R-Pro →

Kasus terkait