R-ProKasus lapanganMesin es

Siklus pembuatan es restart berulang

Kemungkinan penyebab

Sensor ketebalan kotor

Periksa: Periksa visual permukaan sensor ketebalan — ada kerak·slime menempel atau tidak; sentuh ringan dengan pinset cek terpasang

Tindakan: Bersihkan permukaan sensor dengan Nickel-Safe cleaner lalu kalibrasi; bila lapisan plating mengelupas, ganti

Setting timer pembuat es salah

Periksa: Periksa parameter timer di control board — pembuatan es normal 12~18 menit, harvest 2~4 menit; cek apakah keluar dari setting

Tindakan: Reset ke default pabrik lalu setel ulang; bila berulang keluar, ganti control board

Siklus tidak selesai karena refrigerant kurang

Periksa: Pressure gauge hisap — standar R-404A jenuh -15°C 0.37 MPa, tidak tercapai = refrigerant kurang

Tindakan: Setelah deteksi kebocoran perbaikan → vakum 30 menit → isi sesuai takaran

Harvest tidak sempurna (es gagal lepas)

Periksa: Saat harvest, periksa suhu evaporator — harus mencapai di atas +8°C untuk lepas es; tidak tercapai cek jalur hot gas

Tindakan: Periksa sinyal listrik dan operasi katup bypass hot gas; ukur resistansi koil valve, rusak ganti

Solenoid valve hot gas rusak

Periksa: Ukur resistansi koil valve — normal 10~30Ω; open circuit atau short = ganti; saat harvest suhu tidak naik = valve tidak bekerja

Tindakan: Ganti koil atau ganti seluruh valve; setelah penggantian konfirmasi suhu harvest mencapai +8°C

Error sensor level air

Periksa: Ukur tegangan terminal sensor level air — tanpa air = open, ada air = short normal; kerak menempel = malfungsi

Tindakan: Bersihkan probe sensor lalu tes; bila error berulang ganti — perbaiki kualitas air (filter RO) untuk cegah kekambuhan

Tip lapangan

70% siklus restart berulang berasal dari sensor ketebalan kotor atau valve hot gas tidak bekerja — periksa keduanya dulu

Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.

Buka R-Pro →

Kasus terkait