R-Pro › Kasus lapangan › AC
Respons keselamatan bocor R-32 — Prosedur darurat A2L
Kemungkinan penyebab
Darurat saat tiba (evakuasi/ventilasi/hilangkan api)
Periksa: **Sifat R-32**: ASHRAE 34 A2L (toksik rendah, mudah terbakar ringan). LFL = 14%. Banding: R-410A/R-22 = A1, R-290 = A3. Risiko ledakan rendah tapi mudah terbakar dekat sumber api. **Aksi segera saat bocor**: ① Evakuasi orang/hewan. ② Buka semua jendela + kipas exhaust. ③ Matikan sistem + breaker. ④ Hilangkan sumber api (kompor/lilin/lighter/rokok; jangan toggle saklar — percikan). ⑤ Tidak pakai ponsel (panas baterai). ⑥ Ukur konsentrasi dengan detektor A2L.
Tindakan: **Setelah ventilasi (15 menit–1 jam)** = pastikan <25% LFL (3,5% v/v) lalu mulai perbaikan. **Recover → perbaiki bocor → vakum → isi R-32 baru per berat**. Saat pakai torch = **ventilasi + APAR + asisten wajib**. Hindari kerja dalam gas bertekanan. Setelah perbaikan = N₂ + vakum. **EU F-Gas 514/2024** = R-32 perbaiki dalam 24 jam + arsipkan. **Korea** = komersial/industri wajib.
**Trik**: insiden R-32 jarang tetapi keselamatan teknisi utama. **Detektor A2L + APAR + kipas = wajib di tas servis**. Korea = ≥70% pemasangan baru R-32 sejak 2025. **Edukasi pengguna**: curiga bocor → matikan + ventilasi. **R-290 (propana)** jauh lebih mudah terbakar dari R-32.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →