R-Pro › Kasus lapangan › Chiller
Getaran abnormal impeller centrifugal — mass imbalance atau bearing rusak
Kemungkinan penyebab
Vane impeller korosi/erosi mass imbalance — getaran lebih 4 mm/s berbahaya
Periksa: Ukur getaran di bearing housing arah vertikal/horizontal/aksial — lebih 4 mm/s segera hentikan. Pengotor/sludge melekat di impeller: kecepatan rendah normal, kecepatan tinggi (3,000~10,000 rpm) melonjak = curigai melekat. FFT: 1× besar = imbalance, 2× besar = misalignment, frekuensi tinggi besar = bearing rusak
Tindakan: Inspeksi visual impeller konfirmasi korosi/erosi vane — abnormal lepas impeller lakukan dynamic balancing. Pengotor melekat bersihkan impeller lalu dynamic balancing. Dalam 1 bulan getaran naik 2x lipat ke atas segera inspeksi presisi — pecahnya impeller terjadi tiba-tiba
Coupling misalignment atau rolling bearing aus
Periksa: Coupling alignment: dial gauge ukur radial/axial — lebih 0.05 mm = misalignment. Periksa siklus ganti bearing — rolling bearing umur normal 20,000~30,000 jam
Tindakan: Coupling misalignment: gunakan shim/jackbolt koreksi radial di bawah 0.05 mm, axial di bawah 0.05 mm. Ganti bearing: saat siklus pencegahan atau lihat getaran frekuensi spesifik segera ganti. Sebelum start nyalakan crankcase heater lebih 2 jam cegah liquid hammer refrigerant
Walau getaran di bawah 4 mm/s, jika tren naik 2x lipat dalam 1 bulan segera jadwalkan inspeksi presisi — pecahnya impeller selalu mendadak.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Chiller trip tekanan rendah (LP) — refrigerant kurang atau expansion valve abnormal
- Suhu proses tidak turun — chiller tidak mencapai setpoint
- Panel kontrol kirim sinyal start tapi kompresor tidak respon
- Trip tekanan oli / level oli rendah
- Tube condenser water tersumbat (ΔT lebih 5°C)
- Air-cooled chiller trip suhu tinggi (suhu sekitar di atas 45°C)