R-Pro › Kasus lapangan › Komponen
Karet anti-getar kompresor mengeras → getaran tertransmisi
Kemungkinan penyebab
Karet anti-getar mengeras — kehilangan elastisitas
Periksa: Periksa visual karet anti-getar (retak·deformasi·kotor); tekan dengan jari uji elastisitas; ukur base kompresor dengan vibration meter — ≥4 mm/s wajib ganti
Tindakan: Ganti seluruh 4 karet anti-getar bersamaan (ganti sebagian akan timpang beban) → torsi baut 20~30 N·m → operasikan 30 menit lalu ukur ulang konfirmasi <2 mm/s; tangani juga penyebab kebocoran oli (cegah pencemaran ulang)
Pengencangan baut kurang — logam kontak langsung
Periksa: Periksa baut kendor secara visual dan tangan; konfirmasi karet anti-getar terangkat (ada celah); pola getaran tiba-tiba menguat disertai suara benturan logam
Tindakan: Kencangkan baut sesuai torsi standar; ganti karet anti-getar bila deformasi·rusak; jika Shore A >60 dianggap mengeras → ganti
Karet anti-getar walaupun tidak retak, jika sudah lebih dari 5 tahun harus diuji dengan hardness tester — Shore A ≥60 wajib ganti
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Refrigerant cair masuk ke dalam kompresor (flooded start / liquid slugging)
- Motor kompresor terbakar / short circuit ground
- Suhu discharge kompresor terlalu tinggi (scroll melebihi 107°C·reciprocating melebihi 120°C)
- Kompresor scroll putaran terbalik — salah urutan koneksi 3 fase
- Tip seal scroll aus — efisiensi volumetrik turun·kapasitas pendinginan turun
- Poppet valve scroll gagal menutup — bunyi reverse setelah berhenti