R-Pro › Kasus lapangan › Chiller
Bocor mixing gas/air condenser tube-in-tube (cara bedakan dengan pressure test)
Kemungkinan penyebab
Pin-hole pada inner tube karena korosi
Periksa: Refrigeran (1.5~2.5 MPa) bocor ke sisi air
Tindakan: Tentukan arah bocor: sisi refrigeran tekan N2 (1.2 MPa) setelah tutup air → tekanan air naik = bocor refrigeran→air
Retak lelah weld U-bend hairpin
Periksa: Refrigeran/air saling tercampur
Tindakan: Cek arah berlawanan: sisi air pressurize 0.6 MPa + monitor gauge sisi refrigeran → tentukan bocor air→refrigeran
Tekanan air melebihi refrigeran (pompa air over-pressure ≥0.8 MPa)
Periksa: Air masuk sistem refrigeran
Tindakan: Tentukan titik bocor: injeksi N2 per loop tube-in-tube + air sabun (fokus titik weld hairpin)
Scale di sisi luar inner tube buat pertukaran panas buruk
Periksa: Overheating lokal → degradasi dinding tube
Tindakan: Ganti inner tube: spek sama atau ganti ke stainless (SUS316L), inspeksi weld dengan X-ray sebelum dipakai
Vibrasi·pulsasi membuat fitting kendor
Periksa: Bocor lewat celah
Tindakan: Pasang regulating valve sisi air: outlet pompa ≤0.5 MPa, cegah pressure reverse dengan sisi refrigeran
Sebelum komisioning, sisi tekanan lebih rendah (refrigeran/air) harus dipressurize dulu — pressure reverse memperluas pin-hole drastis
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Chiller trip tekanan rendah (LP) — refrigerant kurang atau expansion valve abnormal
- Suhu proses tidak turun — chiller tidak mencapai setpoint
- Panel kontrol kirim sinyal start tapi kompresor tidak respon
- Trip tekanan oli / level oli rendah
- Tube condenser water tersumbat (ΔT lebih 5°C)
- Air-cooled chiller trip suhu tinggi (suhu sekitar di atas 45°C)