R-Pro › Kasus lapangan › Chiller
Perpindahan panas buruk akibat kerak menumpuk di pipa pendingin (water cooled)
Kemungkinan penyebab
Penumpukan kerak kalsium-magnesium akibat manajemen air buruk
Periksa: Ukur selisih suhu masuk-keluar pipa pendingin (lebih dari 2°C di atas nilai desain curigai kerak)
Tindakan: Ukur selisih suhu masuk-keluar pipa pendingin (lebih dari 2°C di atas nilai desain curigai kerak) → Pembersihan kimia (asam) atau mekanik (sikat) → Setelah dibersihkan analisis kualitas air (jaga pH 7~8) → Pertimbangkan pemasangan dosing otomatis bahan pengolah air → Lakukan pembersihan rutin 1x setahun
Tidak ada manajemen pH air pendingin
Periksa: Pembersihan kimia (asam) atau mekanik (sikat)
Tindakan: Pembersihan kimia (asam) atau mekanik (sikat) → Setelah dibersihkan analisis kualitas air (jaga pH 7~8) → Pertimbangkan pemasangan dosing otomatis bahan pengolah air → Lakukan pembersihan rutin 1x setahun
Tidak mematuhi jadwal pembersihan pipa
Periksa: Setelah dibersihkan analisis kualitas air (jaga pH 7~8)
Tindakan: Setelah dibersihkan analisis kualitas air (jaga pH 7~8) → Pertimbangkan pemasangan dosing otomatis bahan pengolah air → Lakukan pembersihan rutin 1x setahun
Kerak di dalam pipa pendingin menghambat perpindahan panas sehingga suhu kondensasi dan tekanan tinggi naik. Lakukan pembersihan pipa. Saat asam digunakan, tutup katup agar cairan tidak masuk ke sirkuit refrigeran.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Chiller trip tekanan rendah (LP) — refrigerant kurang atau expansion valve abnormal
- Suhu proses tidak turun — chiller tidak mencapai setpoint
- Panel kontrol kirim sinyal start tapi kompresor tidak respon
- Trip tekanan oli / level oli rendah
- Tube condenser water tersumbat (ΔT lebih 5°C)
- Air-cooled chiller trip suhu tinggi (suhu sekitar di atas 45°C)