R-Pro › Kasus lapangan › Komponen
Superheat tinggi (>15°C) → kapasitas turun·discharge overheat
Kemungkinan penyebab
TXV kurang terbuka — pegas terlalu kencang atau bulb bocor refrigeran
Periksa: Ukur suction·discharge bersamaan, jika suction di bawah normal cek prioritas TXV kurang terbuka atau refrigeran kurang dulu
Tindakan: Putar sekrup adjuster TXV berlawanan jarum jam 1/4 putaran → tunggu 2 menit → ukur SH ulang → sampai range 5~8°C berhenti
Filter TXV (strainer) tersumbat kotoran → aliran turun
Periksa: Bandingkan suhu inlet dan outlet TXV — selisih ≥1°C sebelum·sesudah strainer dicurigai mampet
Tindakan: Lepas strainer TXV → tiup nitrogen arah balik bersihkan → rakit ulang → operasikan dan ukur SH lagi
Step motor EEV rusak atau coil putus → macet pada minimum opening
Periksa: Di EEV controller jalankan perintah manual force → jika opening tidak berubah berarti step motor atau coil rusak
Tindakan: Ukur resistansi coil (vs spek pabrikan) → coil rusak ganti coil → step motor rusak ganti EEV assembly
Suhu pipa discharge >110°C (R-22) atau >105°C (R-410A) bisa jadi SH tinggi + refrigeran kurang bersamaan — wajib cek bersama tekanan
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Refrigerant cair masuk ke dalam kompresor (flooded start / liquid slugging)
- Motor kompresor terbakar / short circuit ground
- Suhu discharge kompresor terlalu tinggi (scroll melebihi 107°C·reciprocating melebihi 120°C)
- Kompresor scroll putaran terbalik — salah urutan koneksi 3 fase
- Tip seal scroll aus — efisiensi volumetrik turun·kapasitas pendinginan turun
- Poppet valve scroll gagal menutup — bunyi reverse setelah berhenti