R-Pro › Kasus lapangan › Komponen
Setting superheat TXV tidak tepat — hunting atau liquid back
Kemungkinan penyebab
Spring terlalu kendor → refrigeran cair masuk kompresor (liquid back)
Periksa: Ukur superheat aktual: termometer clamp di pipa hisap + gauge tekanan rendah; superheat = suhu pipa hisap – suhu jenuh evaporasi; bila < 3°C risiko liquid back
Tindakan: Putar sekrup TXV searah jarum jam (CW) 1/4 putaran → tunggu 15 menit lalu ukur ulang → target superheat 4~8°C (refrigerasi) atau 5~10°C (AC)
Spring terlalu kencang → batasi aliran refrigeran, kapasitas turun
Periksa: Superheat > 10°C + kapasitas turun → curiga spring terlalu kencang; tekanan rendah lebih rendah dari normal dan pipa hisap tidak membeku
Tindakan: Putar sekrup TXV berlawanan jarum jam (CCW) 1/4 putaran → tunggu 15 menit → ukur ulang; bila superheat mencapai target, hentikan penyetelan
Posisi bulb buruk → sinyal superheat salah
Periksa: Cek apakah bulb terpasang di titik berfrost atau di bagian bawah pipa hisap → konfirmasi arah jam 12 dan insulasi rapat
Tindakan: Pasang ulang bulb di arah jam 12 → bungkus insulasi penuh → ukur 15 menit kemudian untuk konfirmasi hunting hilang
Setelah putar 1/4 putaran wajib tunggu ≥ 15 menit — putar berkali-kali tanpa jeda akan membuat superheat naik berlebihan dan kapasitas turun.
Seluruh 565 kasus berjalan offline di R-Pro, bersama kode error 62 merek dan data P-T 108 refrigeran.
Buka R-Pro →Kasus terkait
- Refrigerant cair masuk ke dalam kompresor (flooded start / liquid slugging)
- Motor kompresor terbakar / short circuit ground
- Suhu discharge kompresor terlalu tinggi (scroll melebihi 107°C·reciprocating melebihi 120°C)
- Kompresor scroll putaran terbalik — salah urutan koneksi 3 fase
- Tip seal scroll aus — efisiensi volumetrik turun·kapasitas pendinginan turun
- Poppet valve scroll gagal menutup — bunyi reverse setelah berhenti